GINJAL adalah salah satu organ penting di dalam tubuh kita, Ginjal juga merupakan salah satu tempat pembuangan racun tubuh selain hati dan kulit.

Untuk itu sangat perlu di jaga dan di rawat agar fungsinya normal, apa bila terjadi kerusakan maka pembuangan racun dan sampah tubuh tidak bekerja secara normal sehingga menyebabkan terjadi berbagai keluhan penyakit seperti : Diabetes, Hipertensi dan Autoimun / Glomerulonefritis.
Setiap hari Ginjal akan memproses 200 liter darah untuk menyaringnya atau menghasilkan 2 liter sampah dan extra ( kelebihan ) air. Sampah dan extra air ini akan menjadi urine, yang mengalir ke kandungan kemih melalui saluran yang namanya ureter. Urine akan di simpan dalam kandungan
kemih sebelum di keluarkan saat anda berkemih.

GINJAL juga berfungsi menjadi “ PABRIK “ sebagai penghasil 3 Hormon penting :
1. ERITROPOIETIN (EPO), yang merangsang sumsum tulang untuk membuat sel sel darah merah    ( eritrosit )
2. RENIN, Membantu mengatur tekanan darah.
3. BENTUK AKTIF VITAMIN D (KALSITRIOL), yang membantu penyerapan kalsium dan menjaga keseimbangan kimia dalam tubuh.

Ginjal memiliki struktur yang cukup unik, yaitu Pembuluh darah dan Unit Penyaring Setiap ginjal berisi 1 milyard unit penyaring kecil yang di sebut NEFRON.

PENYAKIT LOKAL PADA GINJAL :
1. Penyakit pada saringan.
2. Infeksi,Kuman
3. Ureteritis, Batu
4. Kelainan Proses di Ginjal
5. Kista di Ginjal
6. Trauma, Benturan atau Terpukul
7. Keganasan – Kanker – maglinancy
8. Sumbatan, batu, tumor, penyempitan / strtikur.

Untuk penyakit ginjal harus berhati hati dalam pemberian dosis dan harus merujuk pada hasil laboratorium untuk menentukan berapa banyak dosis yang harus di berikan. PEMERIKSAAN LABORATORIUM :
1. Proteinuria
2. Kreatinin dalam darah
3. Ureum Darah
4. HB
5. Asam urat
6. Kalium

KESAKSIAN PENGGUNA TAHITIAN NONI Pada Gagal Ginjal
Hetty Estelita ( Gagal Ginjal Stadium Akut )
Tahitian Noni Membuatnya Absen Dari Cuci Darah Bapak Sediatmoko mengisahkanbagaimana istri tercintanya harus menghadapi penyakit GAGAL GINJAL stadium lanjut. Hetty bekerja sebagai karyawan swasta dan Sediatmoko adalah seorang anggota TNI angkatan udara. Selama menikah
mereka belum di karuniai anak dan ternyata gangguan pada ginjal Hetty lah yang mempengaruhi metabolisme tubuhnya sehingga tidak kunjung hamil juga. Padahal setiap sabtu, pasangan ini selalu berolah raga bersama. Hetty sering mengikuti suaminya berlari hingga beberapa kilometer. Dan tidak pernah timbul masalah pada kondisi tubuhnya. Hingga kala itu kisara bulan Juni – Juli 2009, sehari setelah berolah raga, kaki Hetty mengalami pembengkakan. Badan demamndan kaki juga terasa keram.Langsung saja

Sediatmoko membawa isterinya ke dokter., Oleh dokter Hetty di indikasikan menderita
asam urat tinggi dan diberi obat obatan. Selama tiga hari sampai satu minggu tidak ada perubahan pada kondisinya. Dan pada hari ke tujuh itulah dinyatakan memderita gagal ginjal stadium akut. Penyebabnya ada beberapa factor, pertama karena kesukaannya mengkonsumsi mie instan, Kedua juga suka mengkonsumsi minuman ringan atau soft drink. Dan yang berkontribusi lebih besar akibat efek obat-obatan yang sejak dulu dikonsumsinya. Menurut keterangan Sediatmoko, “ sejak dulu istrinya mengidap sinusitis dan asthma. Sejak dulu sudah sering keluar masuk rumah sakit dan banyak sekali menggunakan obat obatan kimiawi untuk mengatasi sakitnya “. Begitu Sediatmoko mengisahkan. Berdasarkan rekomendasi seorang kawan, Sediatmoko memberi istrinya Tahitian Noni liquit supplement. Karena fungsi ginjal istrinya sudah rusak awalnya ia hanya memberi
satu sendok makan setiap hari pada istrinya yang berusia 35 tahun. Reaksi pertama, istrinya mengalami diare dan bahkan sampai 3 kali demam, setelah itu kondisinya membaik. Tetapi karena pola makan yang kurang terkontrol , pada desmber 2009 Hetty jatuh sakit kembali. Kali ini sampai pada kondisi dimana cairan telah masuk ke jantung dan otaknya, iapunharus menjalani cuci darah.
Namun tanpa menyerah terus diberika Tahitian Noni Liquid Suplemen secara rutin, menjaga pola makan dan pola hidup juga. “Istrinya masih tetap bekerja dan beraktifitas sebagaimana orang sehat lainnya, Hanya saja tidak boleh capek”. Ujarnya. Hasilnya setelah sempat menjalani 8 kali cuci darah yang dilakukan seminggu dua kali selama sebulan, keluhan Hetty berangsur angsur berkurang dan belakangan ini justru tidak terasa sama sekali. Sekarang Hetty tidah hanya mengkonsumsi satu sendok saja. Tiap hari ia minum sampai 4 kali 15 ml, hal itu menandakan fungsi ginjalnya semakin
membaik.